Masa depan Pertahanan Udara Angkatan Laut Inggris

Daring_4_SCREEN

Destroyer type 45 di Royal Navy menjadi paling besar dan paling kuat sebagai destroyer pertahanan udara selama yang pernah di operasikan oleh Royal Navy, serta merupakan kapal perang yang multi fungsi di luar aircraft carriers and amphibious ships.

Dengan senjata utama yang mengerikan dan Principal Anti Air Missile System (PAAMS), yang pembutannya gabungan dari perancis dan italia. Destroyer ini mampu melindungi diri sendiri dan kapal lain dalam formasi gugus tugas dan merupakan anti kapal rudal pada semua tipe. PAAMS juga bisa memberikan perlindungan udara kepada pasukan tempur di darat pada saat dioperasikan Close Inshore. System tersebut juga dirancang bertahan terhadap supersonic, stealthy, highly manoeuvrable missiles yang dapat menggunakan sea-skimming atau steep-diving flight profiles approaching

PAAMS is capable of controlling several missiles in the air at any one time, each one of which could engage individual targets, preventing attackers from swamping the fleet’s air defences. MOD oversight of the three-nation PAAMS project is provided by Type 45 Anti Air Warfare Destroyer project team members working at the joint PAAMS Project Office in Paris, from where the programme is administered.

Tipe 45 memiliki manfaat banyak khususnya perlengkapan persenjataan dan peralatan yg lain yang dapat di gunakan untuk mendeploy dalam penugasan militer yang luas. Bombardemen menggunakan kaliber 4,5 inch mark 8 Mod 1 dan Merlin HM Mark 1 Anti kapal selam helikopter atau Lynk HMA Mark 8 Helikopter.  Kapal ini juga membawa Stingray torpedo anti kapal selam dan dilengkapi dengan Surface Ship Torpedo Defence System. Juga bisa digunakan untuk membawah pasukan marinir sebanyak 60 orang atau pasukan lain dalam mendukung pelaksanaan operasi.

Kapal perang pertama tipe ini di beri nama HMS Daring, yang ke dua dan ketiga adalah HMS Dauntless and Diamond yang akan selesai pembangunannya pada tahun 2011.

Advanced Radar

Sampson radar Sampson radar Sampson is a multi-function radar which is destined for the Type 45 destroyer. It brings together the roles of surveillance and tracking into one single system, with sophisticated anti-jamming arrangement. The two array faces of the radar sit back to back in an A-frame structure that rotates up to 30rpm.

The Sampson is described as the world’s most advanced radar, but BAES say that Sampson should not be viewed as the end of a journey, merely the beginning of the next stage – with potential for development and growth over future decades.

Facts and Figures:

Displacement:  c. 7,350 tonnes (deep delivery), c. 5800 tonnes (light delivery)

Length :152.4 m Max Beam: 21.2 m  Speed: 27 Knots. Range: 7000 nm at 18 knots

Equipment selected includes:
The Principal Anti Air Missile System (PAAMS), with the BAE SYSTEMS SAMPSON Multi-Functional Radar (MFR) (for surveillance and fire control) and the Signaal/Marconi S1850M Long Range Radar (LRR) for air/surface search.
SYLVER launcher and combination of up to 48 Aster15 and Aster30 missiles.
Other weapons systems include: STINGRAY Torpedoes – helicopter-launched; 4.5″ Mk 8 Medium Calibre Gun system; Surface Ship Torpedo Defence system.
Helicopter: 1 Westland Lynx HMA 3/8 or 1 Merlin EH101 HAS 1

Source: picture royalnavy.mod.uk

You can leave a response, or trackback from your own site.

2 Responses to “Masa depan Pertahanan Udara Angkatan Laut Inggris”

  1. Hanif says:

    ada ulasan kapal perang toh, hehe, di Indo sudah punya belum yak?

  2. Raja Samudera says:

    Trima kasih pak mampir ke blog saya,,,
    salam hormat dan salam kenal

    Kita belum punya pak Air defnce warship,, kapal perang kita yang paling canggih adalah korvet sigma 4 buah yaitu KRI Diponegoro, Kri Hasanuddin, KRI Sultan Iskandar Muda dan KRI Frans Kaisepo,, keempatnya baru merupakan self defence aja jadi belum bisa untuk payung udara yang mempunyai pertahanan seperti milik royal navy,,senjata untuk self defence tsb hanya Mistral Tetral dengan jarak sekitar 3,2 n mil,,,Semoga kedepan bangsa kita lebih baik dan pemerintah memperhatikan Masalah Pertahanan khususnya Maritime defence ya karena negara kita negara kepulauan,,, mungkin mimpi aja belum ….

    salam Kebangsaan

    Just slm

Leave a Reply

Seluruh tulisan yang dimuat di situs rajasamudera.com dilindungi oleh Undang-Undang No.19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta.
Diperbolehkan untuk mengutip maupun menyebarluaskannya dengan syarat mencantumkan nama penulis dan link ke tulisan tersebut.

Seluruh tulisan di situs ini merupakan opini pribadi penulis, dan tidak mewakili institusi penulis.